Laman

Jumat, 26 Oktober 2012

Pilosofi Kitri Lambang PRAMUKA

Pilosofi Kitri Lambang PRAMUKA

Menerawang kembali ke masa silam, ketika saya masih duduk di kelas 4 SD, untuk pertamakalinya mengikuti organisasi yaitu gerakan PRAMUKA untuk tingkatan Siaga. Saya dihadiahi Kitri buatan tangan ayah saya, yang terbuat dari tempurung kelapa yang sudah diawetkan ditambah ukiran tunas dari kayu albasyah. Senang rasanya meskipun tidak mengerti, mengapa lambang PRAMUKA itu sebuah Kitri/tunas kelapa. Hingga akhirnya tahu bahwa ada pilosofi di balik itu.
Di bawah ini, beberapa makna dari lambang PRAMUKA yang berdasar dari sumber terpercaya, yaitu:
1.Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal, dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
2.Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat, dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi pada tanah air dan bangsa Indonesia.
3.Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dalam mesy dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga.
4.Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan dia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
5.Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang itu mengkiaskan tekad dan keyakinan tiap pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
6.Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan negara Republik Indonesia serta kepada umat manusia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar